Monday, 11 May 2015

PAK TUA PEMARAH

Tersebutlah sebuah kisah tentang seorang kakek berjanggut panjang yang hidup disebuah desa. Kakek ini mempunyai dua cucu yang tinggal bersamanya digubuk kecil dipinggir desa tersebut.
Pada suatu ketika sang kakek tertidur pulas didalam kamarnya, pada saat itulah kedua cucunya melakukan hal yang cukup kurang ajar.

Mereka mengoleskan potongan terasi busuk ke janggut sang kakek. Pada sore harinya sang kakek terbangun dan mencium bau terasi yang tak sedap disekelilingnya, sambil bersungut marah ia berteriak..

“ Waduh kamar ini sangat bau,,,,!!!"

Ia kemudian mencoba mencari tau dimana letak sumber bau terasi tak sedap tersebut. Setelah dicari disekeliling kamar ia tidak menemukan sumbernya, kemudian ia beralih keruang lainnya. Namun bau terasi terus dirasakan, walau ia tak menemukan sumbernya diruang-ruang luar kamarnya. Akhirnya keluarlah ia dari rumah dan bau terasi tersebut tetap terasa, bahkan semakin terasa diluar rumah. Sang kakek akhirnya berteriak.

“ Dunia ini bau terasi….!!!!”.

Hakikatnya bau terasi itu ada pada diri kita sendiri, dan bukan pada lingkungan kita.
Jika anda merasa lingkungan anda memberikan respon negative terhadap diri anda, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mengoreksi diri anda sendiri.
Jangan-jangan sumber kesalahan sebenarnya terletak pada diri anda.

No comments:

Post a Comment